Airon
POS AI-Native & Intelijen Bisnis Otonom
Produk internal Astheron untuk pemilik toko ritel.
3×Penanganan I/O backend

Studi Kasus
Masalahnya
Kasir toko mengetik ulang setiap faktur pemasok secara manual — pekerjaan berulang yang lambat, rawan salah ketik, dan membuat data stok tidak pernah benar-benar mutakhir. Pemilik usaha akhirnya mengambil keputusan harga dan restock berdasarkan tebakan, bukan angka.
Arsitektur
Next.js di atas runtime Bun, dengan PostgreSQL sebagai sumber kebenaran transaksi dan Redis menahan agregat yang paling sering dibaca. Dua jalur AI berjalan terpisah: VLM menangani pemindaian faktur multimodal pada saat input, sementara LLM membaca tren transaksi yang sudah di-cache untuk menyusun ringkasan analitik — sehingga inferensi berat tidak pernah memblokir alur kasir.
Bagian Tersulit
Struk dan faktur pemasok tidak punya format baku: tata letak, posisi diskon, dan penamaan item berbeda di tiap vendor. OCR baris-per-baris gagal di sini. VLM dipakai justru karena ia membaca tata letak secara visual — memahami bahwa satu angka adalah harga karena posisinya, bukan karena polanya cocok.
Hasil
Input faktur berpindah dari pengetikan manual ke pemindaian instan, dan pemilik usaha menerima ringkasan harian, proyeksi stok menipis, serta saran strategi harga tanpa perlu meminta laporan. Runtime Bun menjaga penanganan I/O backend hingga 3× lebih cepat dibanding runtime Node konvensional.
Value Engineering
Input Cerdas via VLM
Menggantikan input data manual kasir dengan memanfaatkan VLM untuk pemindaian faktur/struk belanja secara multimodal, mengekstraksi metadata item, harga, dan diskon secara instan.
Analis Bisnis Otonom
Mengintegrasikan LLM untuk membaca tren transaksi PostgreSQL yang di-cache di Redis, menghasilkan ringkasan analitik harian, proyeksi stok menipis, serta saran strategi harga kepada pemilik usaha.
Runtime Berperforma Tinggi
Mengadopsi runtime Bun untuk memastikan penanganan I/O backend lebih cepat hingga 3x dibandingkan runtime Node konvensional.